Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan telinga:
- Hentikan kebiasaan mengorek telinga
Di liang telinga, adanya kotoran telinga dalam jumlah sedikit sebetulnya adalah hal yang normal. Kotoran telinga ini terbentuk sebagai salah satu cara untuk melindungi liang telinga dari kotoran dan debu.
Namun, kadang bisa terjadi penumpukan kotoran telinga yang membuat telinga terasa gatal atau tersumbat. Oleh karena itu, banyak orang menggunakan cotton bud, penjepit kertas, atau bahkan jepit rambut untuk membersihkan kotoran telinga.
Hati-hati, kebiasaan ini justru bisa melukai telinga dan membuat kotoran telinga masuk lebih dalam.
Sebenarnya, telinga punya cara alami untuk membersihkan kotorannya sendiri. Namun, jika kotoran telinga menumpuk dan membuat telinga terasa tidak nyaman atau pendengaran Anda jadi terganggu, sebaiknya kunjungi dokter THT untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan telinga dengan cara yang aman.
- Jauhkan telinga dari suara yang terlalu keras
Jika Anda gemar mendengarkan musik menggunakan earphone, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu:
- Jangan menggunakan earphone atau headphone selama 1 jam secara terus menerus.
- Beri waktu pada telinga untuk beristirahat sekitar 5 menit sebelum mendengarkan musik kembali.
- Hindari mendengarkan musik yang keras dalam jangka waktu lama karena bisa merusak
Jika Anda bekerja di lingkungan yang bising, seperti di pabrik atau konstruksi bangunan, Anda dianjurkan untuk menggunakan earplug atau sumbatan telinga agar terhindar dari gangguan pendengaran.
- Hindari penggunaan ear candle
Salah satu metode alternatif yang cukup populer di masyarakat untuk membersihkan telinga adalah terapi ear candle.
Namun faktanya, dokter yang tidak menyarankan penggunaan ear candle, karena metode ini tidak terbukti efektif untuk membersihkan telinga dan tidak jelas apa manfaatnya untuk kesehatan telinga.
Bukannya bermanfaat, penggunaan ear candle juga cenderung berbahaya karena bisa menyebabkan cedera pada telinga, seperti terbakar dan tersumbatnya saluran telinga.
- Jaga telinga agar tetap kering
Kondisi telinga yang sering basah atau terlalu lembap memungkinkan bakteri dan jamur berkembang biak di dalam telinga. Hal ini akan memicu iritasi dan infeksi pada telinga.
Bila Anda hobi berenang, sebaiknya gunakan penyumbat telinga untuk mencegah air masuk ke dalam telinga. Jika Anda merasa ada air yang masuk ke dalam telinga saat mandi hingga membuat pendengaran menjadi tidak jelas, segera miringkan kepala untuk mengalirkan air keluar.
Selain itu, jangan lupa untuk selalu mengeringkan telinga dengan handuk yang bersih dan kering setiap selesai berenang atau mandi.
- Lakukan pemeriksaan telinga secara rutin
Pemeriksaan telinga ke dokter THT secara rutin juga penting dilakukan untuk menjaga kesehatan telinga dan mendeteksi bila ada gangguan pada telinga.
Jika Anda menyayangi pendengaran Anda, jagalah kesehatan telinga dengan baik melalui cara-cara di atas. Jika tidak terdapat keluhan pada telinga atau pendengaran, Anda dapat memeriksakan kesehatan telinga ke dokter THT setiap 3–5 tahun.
Namun jika terdapat keluhan pada telinga, seperti nyeri telinga, keluar cairan atau darah dari telinga, atau pendengaran mendadak terganggu, jangan tunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter THT agar dapat segera diberikan pengobatan.






This Month : 2841
This Year : 60381
Total views : 1645864
Who's Online : 6